Innalillahi Wa Innailaihi Roji’un
Ditulis oleh reza di/pada Juli 12, 2008
Innalillahi Wa Innailaihi Roji’un. Itulah kata yang terucap saat pertama kali ku membaca SMS yang datang dari teman-temanku.
Sebuah berita duka yang tidak pernah kusangka tiba-tiba datang begitu saja tanpa ada tanda-tanda sebelumnya.
Siapa yang akan mengira, seorang sahabatku di satu jurusan telah meninggal dunia malam tadi (12 Juli 2008).
Sungguh aku merasa shock ketika mangetahui dia telah berpulang ke Allah swt.
Bagaimana tidak, dimalam sebelumnya (11 Juli 2008..) aku baru saja ngeSMS dia untuk bertanya akan biaya SPP dan pengurusan KRS.
Dua sms yang dibalasnya merupakan sms terakhir yang akan selalu kukenang.
Teman…
Semua nasihat yang telah engkau berikan, tentu saja, tidak akan kulupakan begitu saja.
Jujur, memang cukup berat bagiku untuk melepas kepergianmu
Tetapi sepertinya aku merasa mendapat “sesuatu” dari Allah.
Ya, Allah telah menegurku akan sebuah arti kehidupan
Hidup ini hanya sementara, tidak akan ada yang bisa mempredikisi bila ajalkan datang.
Persiapkanlah selalu dirimu untuk menemuiNya, kita tak pernah tau kapan kita akan “dipanggil”.
















akbar berkata
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun…
saya juga turut berduka cita.
kidungjingga berkata
“semua yang berjiwa akan merasakan mati, dan hanya kepada Allah-lah semua akan kembali”
reza berkata
Akbar>> makasih byk, emang gk nyangka.
reza berkata
kidungjingga>> terima kasih juga atas komentarnya,
trims ya udah berkunjung.
ipoet berkata
za,,btw syp yg meninggal????
nak mesin y???
namax syp????
kali ja iput kenal ma dia….